Skip to main content

Motivasi : Berpikir Kaya dan Berpikir Miskin, Semua Kesuksesan Berawal dari Mindset

Oleh: Webillian AdhiPada: Maret 29, 2020

YOU CAN’T GET RICH THINKING POOR.

Kutipan ini banyak benarnya. Jika diterjemahkan akan menjadi seperti ini.

“Anda tidak bisa menjadi kaya dengan memiliki pemikiran yang miskin.”

APA PERBEDAAAN BERPIKIR KAYA DAN BERPIKIR MISKIN?

Kita mulai mendefinisikan yang berpikir miskin lebih dahulu.

Berpikir miskin itu selalu mengeluh, berkutat pada masalah, dan hanya masalah saja, tidak berdaya, dan tidak mau belajar melihat peluang, bahkan terjebak dengan rasa benci dan iri hati dengan mereka yang lebih sukses. Jika Anda hanya menjadi penonton dan merasa menjadi korban keadaan, lalu mulailah mengkritisi orang lain yang lebih sukses dari Anda, ya itulah berpikir miskin. Alias tidak ngapa-ngapain. Waktu habis hanya untuk hal-hal begitu. 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun, tidak terasa, hingga sudah tua dan menjelang ajal mengatakan itu semua adalah nasib.

Berpikir kaya itu berbeda. Berpikir kaya itu bukan berarti tidak memiliki masalah. Justru dia bisa mendefinisikan masalah dengan baik. Dia menerima masalah itu, bersahabat dengan masalah, dipelajari dan dijadikan titik tolak untuk belajar dan mencari solusi. Dia gak malu meminta nasihat. Belajar dari mentor. Dia tahu bahwa mengeluh dan berkutat pada emosi negatif itu tidak akan membawanya kemana-mana. Waktunya lebih banyak tercurahkan pada upaya mencari solusi. 1 tahun pertama mungkin belum ada hasil, 2 tahun, sudah mulai nampak hasilnya walaupun mungkin belum seberapa. 5 tahun, 10 tahun, pintu kemakmuran mulai dan semakin terbuka. Bukan karena dia luar biasa jika akhirnya bisa sukses. Atau memiliki kepribadian yang begitu hebat dibanding orang lainnya. Semua orang terlahir sama, memiliki kesempatan yang sama, yang membedakan hanya sikap sejak awal, dan keterbukaan mau belajar, dan itu seiringan memberi dampak yang luar biasa.

Ketika orang yang berpikir kaya dan berpikir miskin masih ditahap awal, mungkin tidak ada banyak perbedaan. Walaupun sebenaranya mereka memiliki sudut pandang atau mindset yang sungguh berbeda. Seiringan waktu akan terlihat berbeda bahkan semakin mencolok. Orang yang berpikir kaya memiliki kepribadian yang lebih baik, bersemangat, bahagia, dan sukses. Sedangkan yang lain, orang yang berpikir miskin, kepribadian semakin agresif, menderita, dan selalu memiliki masalah finansial sepanjang hidupnya. Berbeda pada mindset itu menentukan arah. Seiringan dengan waktu, terlihat perbedaannya, yang satu fokus pada kesuksesan, yang satunya fokus pada kegagalan.

Jadi Anda ingin memilih yang mana?

Jika Anda ingin belajar menjadi orang kaya, berpikir kaya, memiliki mindset sukses. Siapapun Anda, dari latar belakang apapun, jika pikiran bawah sadar sudah diprogram pada hal-hal yang positif, maka Anda akan menarik hal-hal positif. Ini adalah hukum alam, yaitu Law of Attraction. Kuncinya adalah pintu kesuksesan diawali dari pikiran bawah sadar Anda.
Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar